ANALISIS DEFECT RATE PENGELASAN DAN PENANGGULANGANNYA DENGAN METODE SIX SIGMA DAN FMEA DI PT PROFAB INDONESIA

Decky Antony Kifta

Abstract


Dalam rangka mencapai visi perusahaan yaitu untuk menjadikan PT Profab Indonesia sebagai perusahaan fabrikasi yang bertaraf internasional yang menghasilkan produk fabrikasi secara aman, berkualitas dan memenuhi persyaratan pelanggan namun tetap kompetitif dari segi harga, maka perusahaan berusaha mengupayakan sistem zero defect dalam produksi pengelasannya. Perusahaan juga memantau defect rate pengelasan dan mencoba menurunkan defect rate produksi pengelasan. Untuk menurunkan defect rate hingga mencapai zero defect maka perusahaan menerapkan metode Six Sigma dalam sistem produksi pengelasan.

Dengan menggunakan beberapa quality tools dimana salah satunya adalah FMEA maka perusahaan berhasil menurunkan defect rate dari 15,5% di bulan Oktober - Nopember 2015 menjadi 2,63% di bulan Juni 2016. Hal ini juga sekaligus meningkatkan kinerja prosesnya yaitu dari rata-rata nilai Sigma 3,32 menjadi Sigma 4,10. Dengan menurunnya defect rate dan meningkatnya nilai Sigma memungkinkan perusahaan untuk terus berkembang dan mencapai sasaran mutu yang diinginkan yaitu kepuasan pelanggan.


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.