ANALISIS FAKTOR PENYEBAB RENDAHNYA FPY PRODUK DRIVE ATV340 PADA PT. SCHNEIDER BATAM

Sri Zetli

Abstract


Efisiensi adalah kemampuan untuk mencapai suatu hasil yang diharapkan (output) dengan mengorbankan (input) yang minimal. PT Schneider Electric Manufacturing Batam memiliki suatu masalah pada salah satu lini produksinya line Opal HIP yaitu rendahnya nilai FPY Final Tester sebesar 63% sebagai salah satu penyebab rendahnya Koefesien Efesiensi (KE) sebesar 40%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya First Pass Yield (FPY) final tester produk drive ATV340 melalui alat pengendali mutu yaitu diagram Pareto dan metode Kegagalan Mode and Effect Analysis (FMEA). Melalui metode FMEA terdapat 6 faktor kegagalan utama teridentifikasi yang menyebabkan rendahnya first pass yield final tester produk drive ATV340 yaitu kegagalan Motor current calibration IR242 IR243, Check Display OK, Running Test IR252, ModBus Parameter Setting kegagalan, HV LED Check dan IGBT open/short-circuit IR241.Dari 6 faktor kegagalan tersebut dijabarkan menjadi 13 kriteria kegagalan dengan nilai RPN tertinggi adalah 343. Berdasarkan nilai RPN, prioritas yang dapat dilakukan agar first pass yield final tester pada produk drive ATV340 dapat meningkat menjadi 93% adalah revalidasi selama kialifikasi untuk software, menggunakan ISD dan melakukan perbaikan secara berkala, menukar program aplikasi, perbaikan terhadap software dan mendisai ulang konektor, grease mixer dan pengkodean pada label setiap jig sesuai dengan referensi yang berjalan.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.36352/jt-ibsi.v4i2.225

Refbacks

  • There are currently no refbacks.